Foto Di Handphone/Digicam Yang Dihapus Bisa Muncul Lagi?

Beberapa waktu yang lalu saya mengalami satu peristiwa yang sempat saya tulis di status Facebook. Jadi saat itu kejadiannya saya diminta teman untuk membantu mengedit salah satu track pada lagu yang sedang dimixingnya. Karena keteledoran saya, file project dari mixing lagu tersebut terhapus. Celakanya, saat itu saya menekan “Shift+Del”, sehingga file tersebut tidak mampir dulu di Recycle Bin melainkan langsung terhapus.

Akhirnya karena itu kesalahan saya, maka saya pun berjanji bertanggung jawab untuk membereskan masalah tersebut, yaitu dengan cara me-recover tersebut ataupun mixing ulang lagu tersebut oleh saya.

Saya langsung bawa hardisk tersebut ke rumah, dan kurang dari 5 menit file yang terhapus tersebut dapat muncul lagi dan dikembalikan ke hardisk. Sayangnya file tersebut sudah corrupt dan tidak bisa dibuka oleh software musiknya. Finally, saya mixing ulang lagu tersebut.

Yang akan saya tulis disini sama sekali bukan tentang musik, melainkan tentang Files Recovery tersebut. Hal ini terlintas, karena saya yakin sebagian besar orang belum mengetahui mengenai hal ini.

Tahukah Anda begitu banyaknya foto-foto dan video yang sifatnya “pribadi dan rahasia”, namun bertebaran di internet dan orang dengan dapat mudah mendownloadnya? Jumlahnya mungkin sudah tidak terhitung lagi. Pernahkah terlintas pertanyaan, “Apakah mereka memang berniat untuk menyebarkannya?”. Mungkin tulisan dibawah ini akan menjadi salah satu jawabannya.

Saya akan bertanya, pernahkah Anda mengambil foto atau merekam video kegiatan “pribadi dan rahasia” Anda lewat handphone ataupun kamera digital? Kegiatan ini (mengambil foto dan merekam video yang sifatnya pribadi dan rahasia) menjadi hal yang sangat mudah dilakukan karena alasan “ah, nanti setelah dilihat kan tinggal dihapus, jadi aman. Orang gak mungkin tau…”. Disini saya akan menginformasikan bahwa menghapus foto pada handphone/digicam Anda itu BELUM AMAN. Tidak percaya? Ingat, saya sendiri bisa mengembalikan file project mixing yang saya ceritakan diatas. dan sebelumnya saya melakukan banyak percobaan pada memory card, flash disk, dan hardisk saya, dan 90% berhasil.

File yang sudah dihapus dari memory card/hardisk dapat dengan sangat mudah dimunculkan kembali (istilahnya “recovery”). Meskipun si memory card tersebut sudah diformat sekalipun. Ya! Saya tidak tahu apakah ini berita baik atau malah jadi berita buruk buat Anda. Tapi itu adalah kenyataannya.

PENJELASAN:

  • File yang dihapus dari sebuah memory card/hardisk, itu sebetulnya tidak terhapus. Memang terlihat seperti sudah terhapus, namun sebetulnya file tersebut masih ada hanya saja tidak dapat diakses.
  • Ilustrasinya: Misalnya memory card Anda berkapasitas 1 GB. Anda gunakan untuk mengambil foto sebanyak 100 MB, maka free space pada memory card Anda 900 MB. Kemudian yang 100 MB tersebut Anda hapus (atau memory card tersebut Anda format), dan memory card Anda kembali berjumlah 1 GB. Yang sebetulnya terjadi adalah, free space memory card Anda yang sebenarnya adalah masih 900 MB (yang 100 MB tersebut masih ada, namun tidak dapat diakses). Dengan bantuan sebuah software, maka data Anda yang 100 MB tersebut dapat diakses dan dimunculkan kembali.
  • File yang dihapus dapat benar-benar permanen terhapus jika sudah ada data baru yang menimpa (overwrite) lokasi file tersebut.

Jadi kenapa banyaknya foto-foto atau video pribadi yang bertebaran di internet, salah satu jawabannya adalah karena Files Recovery ini. Seseorang mungkin menjual atau hilang handphone/digicam-nya, kemudian barang tersebut jatuh ke tangan orang yang tidak bertanggung jawab, di-recover, kemudian disebarkan di internet.

TIPS DAN PENCEGAHAN:

  • Jangan konyol untuk memfoto/merekam kegiatan Anda yang bersifat pribadi dan rahasia (meskipun terkadang hal ini terasa menyenangkan dan membuat penasaran).
  • Jika sudah terlanjur, cobalah untuk menimpa (overwriting) data tersebut. Caranya, jika memory card Anda 1 GB, file pribadi Anda 100 MB, cobalah untuk menghapus, kemudian Anda masukkan data lain yang tidak penting sebanyak 1 GB (hingga memory card Anda penuh). Sesudah penuh, hapus/format lagi, dan masukkan lagi data sebanyak 1 GB. Setelah itu baru format lagi. Hal ini bertujuan untuk menimpa (overwriting) file pribadi Anda tersebut.
  • Jangan pernah menjual handphone/digicam Anda beserta memory card-nya. Ambil memory card tersebut oleh Anda, simpan atau hancurkan.
  • Jaga baik-baik handphone/digicam Anda, jangan sampai tertinggal/hilang.